Analisis Perbedaan Kinerja Antara Perusahaan Manufaktur Dan Perusahaan Jasa Yang Go Public Di Bursa Efek Indonesia

Tri Haryani

Abstract


Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh Metode Economic Value Added dan Metode Return On Investment terhadap perbedaan kinerja antara perusahaan manufaktur dan perusahaan jasa yang ada di Bursa Efek Indonesia. Pengambilan sampel untuk penelitian ini menggunakan metode Simple Random Sampling. Sampel penelitian sebanyak 30 perusahaan yang terdiri dari 15 perusahaan jasa dan 15 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Periode penelitian dilakukan selama kurun waktu periode tahun 2008 sampai dengan tahun 2010. Metode yang digunakan dalam menganalis data adalah analisis deskriptif dengan menggunakan metode Economic Value Added dan Metode Return On Investment sedangkan metode uji beda dengan menggunakan uji t dengan tingkat signifikansi yang ditetapkan (α) = 0,05.

Berdasarkan uji hipotesis yang dilakukan diperoleh hasil bahwa untuk hipotesis pertama yang menyatakan bahwa “tidak ada perbedaan yang signifikan antara hasil penilaian kinerja perusahaan jasa dan perusahaan manufaktur yang diukur dengan metode Return On Investment (ROI)” tidak terbukti atau dalam kenyataan “ada perbedaan yang signifikan antara hasil penilaian kinerja perusahaan jasa dan perusahaan manufaktur yang diukur dengan metode Return On Investment (ROI)”. Hal ini didasarkan dari hasil pengujian hipotesis yang menunjukkan hasil dari nilai t-hitung yang lebih besar dari nilai t-tabel (2,457>1,701) dan nilai Sig lebih kecil dari 0,05 (0,020<0,05), sehingga H0 tidak dapat diterima dan menerima hipotesis alternatif yaitu “ada perbedaan yang signifikan antara hasil penilaian kinerja perusahaan jasa dan perusahaan manufaktur yang diukur dengan metode Return On Investment (ROI)”. Sedangkan hipotesis kedua yang menyatakan “tidak ada perbedaan yang signifikan antara hasil penilaian kinerja perusahaan jasa dan perusahaan manufaktur yang diukur dengan metode Economic Value Added (EVA)” diterima, hal ini didasarkan dari hasil pengujian hipotesis yang menunjukkan hasil nilai t-hitung yang lebih kecil dari nilai t-tabel (1,140<1,701) dan nilai Sig lebih besar dari 0,05 (0,264>0,05), sehingga H0 diterima dan hipotesis alternatif yang menyatakan bahwa “ada perbedaan yang signifikan antara hasil penilaian kinerja perusahaan jasa dan perusahaan manufaktur yang diukur dengan metode Economic Value Added (EVA)” ditolak.


Keywords


Kinerja, Return On Investment, Economic Value Added

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.